+62 21 5790 2338 sekretariat@ima.or.id

IMA Expo 2018 Resmi Digelar

ima.or.id – Jakarta – PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Indonesia Marketing Association (IMA) Expo 2018 yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional IMA Chapter Pekanbaru akhirnya resmi digelar, Jumat (2/2) di lantai dasar Mal Pekanbaru.

Pembukaan yang dihadiri langsung Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman serta dihadiri langsung oleh Founder Markplus Indonesia Hermawan Kartajaya, Presiden IMA Pusat De Yong Adrian, Executive Vice Presiden IMA Chapter Pekanbaru Peng Suyoto, Presiden IMA Chapter Pekanbaru Irvandi Gustari, Ketua Rakernas IMA Chapter Pekanbaru Harry Panjaitan, Executive Director IMA Chapter Pekanbaru Tania dan seluruh presiden IMA Chapter se-Indonesia.

Founder Markplus Indonesia Hermawan Kartajaya mengatakan, IMA Expo yang pertama kali digelar ini sudah terbilang sangat baik dan memang patut untuk dicontoh oleh IMA Chapter yang ada di seluruh Indonesia.

“Ini memang harus dilaksanakan terus, sesuai dengan visi dan misi IMA Chapter yang diharapkan dapat membatu para pengusaha UMKM lokal yang ada di setiap daerah,” terangnya.

Nantinya, dalam acara IMA Gost to Campus yang diselenggarakan 3 Februari di gedung Dang Merdu Bank Riau Kepri, pihaknya juga akan mengajak para mahasiswa untuk lebih kreatif dalam hal marketing, sehingga produk apapun yang mereka ciptakan dapat terjual.

Hermawan mengharapkan dengan adanya, IMA Expo 2018 ini para pelaku UMKM di Riau dapat memanfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin. Apalagi ada beberapa stan UMKM dari luar daerah yang turut ambil bagian dalam kegiatan IMA Expo.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman menambahkan, sektor pariwisata Riau yang di tahun 2017 lalu telah mampu menarik sebesar 101 juta wisatawan manca negara dan 26 juta wisatawan domestik, sudah pasti dapat menjadi ladang pemasaran untuk para pelaku usaha UMKM lokal yang ada di Riau.

“Kita sepenuhnya mendukung diselenggarakannya IMA Chapter Pekanbaru ini, apalagi saat ini Riau sendiri juga tengah mengupayakan sektor pariwisata Riau menjadi salah satu penyumbang devisa di Indonesia,” katanya.

Selain kelapa sawit kata Fahmi, sektor pemasaran untuk para pelaku usaha UMKM yang telah ada juga dibenahi, agar dapat terus melaju memasarkan hasil produk mereka yang juga berdampak pada pariwisata Riau.(cr2/wws)

sumber : riaupos.co

Please follow and like us:

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top