Partisipasi IMA Batam Dalam Diskusi Bank Indonesia Kepri

Jumat 28 Februari 2020, Presiden IMA Batam didamping oleh beberapa pengurus IMA Batam lainnya menghadiri acara diskusi yang bertajuk pengembangan ekonomi Kepri.  Pertemuan tersebut diinisiasi oleh Bank Indonesia dan diadakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri – Batam Center – Batam.

Diskusi berlangsung hangat dan seru, disertai dengan adu argumentasi, namun tetap dalam suasana kekeluargaan yang saling menghormati satu dengan yang lainnya. Acara tersebut selain dihadiri oleh pihak Bank Indonesia juga turut dihadiri oleh para stakeholder pemerintah Propinsi Kepri.

Sementara itu dari Pihak IMA Batam ikut hadir antara lain; Presiden IMA Chapter Batam, Irfan Widyasa, ST., MAP, VP Organization Development Dr. Mohammad Gita Indrawan, ST., M.M, Profesionalism Director Dr. Wisnu Yuwono, SE., MM. dan VP Academic & Profesionalism DR. Jontro Simanjuntak, S.Pt, SE.MM.

Tim IMA Batam menyampaikan pandangan yang dapat dijadikan pijakan bagi seluruh pemangku kepentingan di Kepri agar pembangunan ekonomi dapat terus berjalan dan meningkat dari saat ini hingga seterusnya di masa yang akan datang.  Hal ini menjadi sangat penting untuk menjadi perhatian karena Batam sebagai “Industrial Center” seyogyanya tidak hanya bersaing dengan kawasan lain yang ada di dalam negeri tetapi harus mampu memposisikan diri sejajar atau bahkan lebih baik dari industrial estate yang ada di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Cina.

Untuk itu di bawah pimpinan Irfan Widyasa, Tim IMA Batam mengusulkan beberapa kebijakan ekonomi strategis baik yang sifatnya makro maupun mikro.  Dalam rangka menelurkan kebijakan yang tepat sasaran, maka perlu dibentuk suatu Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pihak pemerintah dan swasta serta akademisi yang bisa melahirkan rekomendasi kebijakan makro yang tepat bagi Kepri. FGD ini diharapkan bisa mengeluarkan laporan secara berkala mengenai kondisi dan arah kebijakan strategis Propinsi Kepri. Di sisi lain perlunya peran besar institusi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter yang menjamin sustainabilitas pertumbuhan ekonomi Kepri.

Dari segi implementasi kebijakan, Tim IMA Batam mengusulkan solusi kebijakan berdasarkan time frame yang sesuai dengan pencapaian tujuan setiap kebijakan, yaitu jangka pendek dan jangka menengah.  Adapun secara rinci usulan tersebut adalah sebagai berikut:

Solusi Jangka Pendek :
– Percepat tender proyek2 pemerintah
– Turunkan harga tiket pesawat
– Turunkan harga avtur pesawat
– Tambah hari libur nasional
– Turunkan suku bunga kredit perbankan
– Bebaskan pajak hotel dan restoran
– Perbanyak even MICE di Batam – Kepri

Solusi Jangka Menengah :
– KembangkanTerus Sektor Strategis Baru
– Saat ini 54 % ekonomi batam disumbang hanya oleh 2 sektor strategis (elektronik & galangan kapal)
– Kembangkan Industri Berteknologi Tinggi. Nilai tambah tinggi. Upah pekerjanya tinggi. Kaitannya ke Industri Kecil Menengah

“IMA Chapter Batam dengan segenap sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki akan senantiasa berada di garda terdepan bersama dengan seluruh masyarakat Batam mendorong Kepri yang maju “BERPANCANG AMANAH BERSAUH MARWAH”. Demikian Irfan menutup pemaparannya.

#IMABatam

2 Comments

  • febriansyah

    February 29, 2020 - 1:38 PM

    Semakin kerenn nih IMA

    • rudi

      February 29, 2020 - 2:15 PM

      warbiasyahhh IMA Batam

Leave A Reply

  • EightyEight@Kasablanka, 8th Floor Jl. Casablanca Raya Kav. 88 Jakarta 12870, Indonesia.
  • +62-21-5790 2338
  • admin@ima.or.id