
Jakarta – Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter DKI Jakarta meluncurkan program Jakarta Heritage Walk (JHW), sebuah inisiatif pengembangan pariwisata perkotaan yang mengusung konsep curated urban experience. Program ini bertujuan mengangkat potensi wisata sejarah Jakarta melalui pengalaman eksplorasi kota yang memadukan nilai sejarah, budaya, arsitektur, dan ekonomi kreatif.
Bekerja sama dengan agensi tur Step Into Jakarta, program percontohan ini memulai rute operasional perdananya dengan melibatkan pengurus dan anggota IMA Chapter DKI Jakarta dalam kegiatan eksplorasi serta pemetaan jalur wisata di kawasan Jakarta Pusat.
Mengusung tema “Rekam Jejak Batavia, Nostalgia Jakarta” dengan slogan “Not Just a Walk, but a Movement,” Jakarta Heritage Walk dirancang sebagai pengalaman wisata berbasis experiential storytelling. Melalui pendekatan ini, peserta tidak sekadar mengunjungi berbagai lokasi bersejarah, tetapi juga diajak mengenal cerita, nilai arsitektur, serta perkembangan sosial dan ekonomi Jakarta dari masa ke masa.
Menelusuri Jejak Sejarah Jakarta melalui Pengalaman Urban
Rute perdana Jakarta Heritage Walk menghubungkan sejumlah bangunan bersejarah, landmark kota, dan ruang publik di kawasan Jakarta Pusat. Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari perjalanan ini meliputi Gedung PLN, Stroom Coffee, Galeri Nasional Indonesia, Gereja Immanuel, Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, Gedung Kementerian Keuangan, Kimia Farma, Gedung Kesenian Jakarta, hingga kawasan kreatif komersial Pos Bloc.
Melalui kolaborasi dengan Step Into Jakarta sebagai mitra pemandu tur, setiap titik pemberhentian dikemas dengan narasi yang memberikan pemahaman mengenai sejarah, karakter arsitektur, serta transformasi kawasan perkotaan Jakarta.
Pendekatan ini diharapkan dapat menghadirkan alternatif pengalaman wisata yang lebih interaktif dan edukatif, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan sejarah ibu kota kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas urban.
Mengembangkan Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta
Jakarta Heritage Walk merupakan bagian dari implementasi program pengembangan IMA Chapter DKI Jakarta melalui pilar Tourism and Creative Engagement. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat positioning Jakarta sebagai kota yang tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan perdagangan, tetapi juga memiliki potensi wisata sejarah, budaya, dan kreativitas yang bernilai.
Dengan mengintegrasikan bangunan heritage, fasilitas publik, serta kawasan komersial dan kreatif dalam satu rute perjalanan, JHW membuka peluang kolaborasi antara sektor pariwisata, pelaku usaha lokal, komunitas, dan pengelola destinasi.
Program ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan ke berbagai kawasan bersejarah, memperluas eksposur bagi usaha lokal, serta menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengembangan produk wisata berbasis warisan budaya.
Selain memberikan pengalaman wisata, Jakarta Heritage Walk menjadi sarana untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pelestarian bangunan bersejarah dan identitas kota. Sejarah dan warisan arsitektur tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai aset yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian perkotaan.
Menuju Pengembangan Wisata Heritage yang Lebih Luas
Penyelenggaraan fase percontohan Jakarta Heritage Walk menjadi langkah awal bagi IMA Chapter DKI Jakarta dalam mengembangkan model wisata perkotaan yang berpotensi direplikasi dan diperluas.
Ke depan, IMA Chapter DKI Jakarta berencana memperkuat kolaborasi melalui pembentukan konsorsium lintas komunitas, integrasi program dengan chapter IMA lainnya, serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan destinasi wisata berbasis heritage di berbagai wilayah Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan semangat “Marketing for a Better Indonesia”, di mana pemasaran tidak hanya berperan dalam memperkenalkan suatu destinasi, tetapi juga menciptakan nilai, membuka peluang kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui Jakarta Heritage Walk, IMA berharap potensi sejarah dan budaya Indonesia dapat semakin dikenal, diapresiasi, dan dikembangkan menjadi bagian dari kekuatan pariwisata serta ekonomi kreatif nasional.
