
IMA UMKM & Tourism Awards 2026 Dorong UMKM Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Bandung, 25 Oktober 2026 – Indonesia Marketing Association (IMA) sukses menyelenggarakan IMA UMKM & Tourism Awards 2026 pada 23–25 Oktober 2026 di Braga City Walk, Bandung. Diselenggarakan bertepatan dengan Musyawarah Nasional (Munas) ke-30 IMA, ajang ini menjadi bagian dari perayaan tiga dekade perjalanan IMA dalam mengembangkan dunia pemasaran dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Mengusung tema “A Marketing Legacy for a Better Indonesia: Thirty Years of Leadership, A New Era of Impact,” kegiatan ini menegaskan komitmen IMA untuk memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pasar bagi produk lokal, serta mendorong terciptanya dampak positif melalui praktik pemasaran yang berkelanjutan.
Apresiasi bagi UMKM Unggulan Indonesia
Director of Small Medium & Entrepreneurship IMA Pusat, Ida RM Sigalingging, menyampaikan bahwa IMA UMKM & Tourism Awards 2026 mendapatkan antusiasme tinggi dari para pelaku usaha di berbagai daerah.
Dari sekitar 500 UMKM yang mendaftar melalui berbagai daerah binaan IMA di seluruh Indonesia, proses kurasi dilakukan untuk memilih 20 UMKM terbaik sebagai penerima penghargaan.
Penghargaan ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi atas upaya dan inovasi para pelaku usaha lokal sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat strategi pemasaran, dan memperluas jangkauan pasar.
Pameran Produk Lokal, Forum Pemasaran, dan Aksi Lingkungan
Selain penganugerahan penghargaan, IMA UMKM & Tourism Awards 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha, profesional pemasaran, dan masyarakat luas.
Melalui UMKM Exhibition, pengunjung dapat mengenal beragam produk unggulan dari UMKM terpilih. Pameran ini menjadi sarana promosi sekaligus kesempatan bagi produk lokal untuk memperoleh eksposur yang lebih luas.
Kegiatan ini juga menghadirkan forum diskusi yang mempertemukan pakar pemasaran dan pelaku usaha untuk berbagi wawasan serta strategi dalam menghadapi perkembangan dunia pemasaran. Diskusi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya inovasi, branding, dan pemanfaatan kanal digital untuk meningkatkan daya saing.
Sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan, IMA turut menyerahkan secara simbolis 100 bibit pohon Tabebuya kepada Pemerintah Kota Bandung. Inisiatif ini mencerminkan komitmen IMA untuk menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.
Memperkuat Kapasitas UMKM melalui Program Pembinaan
Komitmen IMA terhadap pengembangan UMKM tidak berhenti pada pemberian penghargaan. IMA juga menjalankan program pembinaan yang membekali ribuan UMKM binaannya melalui 10 modul pelatihan komprehensif untuk memperkuat kapasitas dan daya saing usaha.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan bisnis, antara lain strategi branding, pemasaran digital, pengelolaan media sosial, manajemen keuangan, hingga pendampingan ekspor.
Menurut Ida RM Sigalingging, terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan UMKM, khususnya konsistensi kualitas produk, kapasitas produksi, dan strategi pemasaran. Selain itu, literasi keuangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha.
Pengelolaan keuangan yang sehat, termasuk pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis, menjadi salah satu materi penting dalam program pembinaan IMA. Dengan pengelolaan yang lebih baik, pelaku UMKM diharapkan mampu mengambil keputusan bisnis secara lebih terukur dan meminimalkan risiko kegagalan usaha.
Brand Storytelling sebagai Strategi Penguatan Merek
Dalam program pembinaannya, IMA juga menekankan pentingnya brand storytelling sebagai salah satu strategi untuk membangun identitas dan keunggulan merek.
Melalui pendekatan ini, pelaku UMKM didorong untuk mengomunikasikan nilai, cerita, dan keunikan produk mereka secara autentik. Strategi tersebut dapat membantu produk lokal membangun kedekatan dengan konsumen, meningkatkan diferensiasi di tengah persaingan, serta memperkuat posisi merek di pasar.
Dengan menggabungkan penguatan kapasitas bisnis, strategi pemasaran, dan pengembangan merek, IMA berupaya membantu UMKM Indonesia tumbuh secara berkelanjutan dan memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas.
Tiga Dekade IMA: Marketing for a Better Indonesia
Penyelenggaraan IMA UMKM & Tourism Awards 2026 menjadi bagian dari momentum bersejarah perjalanan 30 tahun IMA. Selama tiga dekade, IMA telah berkembang menjadi jejaring profesional pemasaran nasional dengan 103 chapter dan lebih dari 9.200 anggota di seluruh Indonesia.
Melalui semangat “Marketing for a Better Indonesia,” IMA meyakini bahwa pemasaran memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai, membuka peluang, memperkuat daya saing, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ke depan, IMA berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengembangkan kapasitas pelaku usaha, serta menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung UMKM Indonesia agar semakin inovatif, kompetitif, dan siap bersaing di pasar global.
Melalui IMA UMKM & Tourism Awards 2026, IMA menegaskan kembali semangat untuk membangun warisan pemasaran yang berdampak nyata bagi kemajuan UMKM dan terwujudnya Indonesia yang lebih baik.
