
Bandung, 24 Oktober 2026 – Indonesia Marketing Association (IMA) resmi menetapkan Maximiliaan Agatisianus sebagai Presiden IMA periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IMA 2026 yang diselenggarakan di Hotel El Royale, Bandung, pada Sabtu (24/10). Pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen organisasi dalam melanjutkan kontribusi bagi kemajuan pemasaran dan kewirausahaan di Indonesia.
Dalam kepemimpinannya untuk tiga tahun ke depan, Maximiliaan menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan program-program strategis IMA yang berorientasi pada dampak jangka panjang. Fokus tersebut mencakup pengembangan kewirausahaan, peningkatan profesionalisme pemasaran, serta penguatan kontribusi organisasi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Menurut Maximiliaan, keberlanjutan program merupakan aspek penting dalam memastikan IMA terus memberikan manfaat bagi perekonomian nasional. Ia juga menekankan bahwa pemasaran dan kewirausahaan membutuhkan pendekatan jangka panjang untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Tiga Prioritas Strategis Kepemimpinan IMA 2026–2029
Dalam periode kepemimpinannya, Maximiliaan menetapkan tiga tujuan strategis (strategic objectives) sebagai arah pengembangan IMA, yaitu penguatan kewirausahaan, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi, dan keberlanjutan (sustainability).
1. Penguatan Kewirausahaan
IMA akan terus mendorong pengembangan kewirausahaan melalui program-program yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan daya saing, serta penciptaan peluang pertumbuhan bisnis. Upaya ini sejalan dengan peran IMA dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
2. Peningkatan Profesionalisme Pemasaran melalui Sertifikasi
IMA berkomitmen untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme praktisi pemasaran melalui program sertifikasi, khususnya Certified Professional Marketer (CPM) Asia. Sertifikasi ini menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan standar kompetensi pemasaran sekaligus memperkuat pengakuan profesionalisme pemasar Indonesia di tingkat regional.
3. Keberlanjutan dan Dukungan terhadap SDGs
Aspek keberlanjutan menjadi prioritas penting dalam arah strategis IMA ke depan. Organisasi akan terus mendorong inisiatif yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain melalui upaya pengurangan emisi dan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.
Ketiga prioritas tersebut diharapkan dapat memperkuat peran IMA sebagai organisasi profesional pemasaran yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan industri dan dunia usaha, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Melanjutkan Warisan IMA untuk Indonesia yang Lebih Baik
Penetapan Presiden IMA periode 2026–2029 menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi yang telah memasuki usia 30 tahun. Dengan jejaring 103 chapter dan lebih dari 9.200 anggota di seluruh Indonesia, IMA terus berupaya memperkuat kolaborasi antara profesional pemasaran, entrepreneur, akademisi, dan unsur pemerintahan.
Sejalan dengan tema Munas ke-30 IMA, “A Marketing Legacy for a Better Indonesia: Thirty Years of Leadership, A New Era of Impact,” kepemimpinan baru ini diharapkan dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan inisiatif yang relevan dengan tantangan dan peluang masa depan.
Melalui penguatan kewirausahaan, peningkatan kompetensi pemasaran, dan komitmen terhadap keberlanjutan, IMA bertekad untuk terus mewujudkan semangat “Marketing for a Better Indonesia” serta memperluas kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi dan pembangunan Indonesia.
